MK : Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Tolikara Tahun 2017-2022, Usman Wanimbo – Dinus Wanimbo.

0
31

Jakarta 31Juli 2017.. Setelah melalui berbagai proses pelaksanaan tahapan Pilkada hingga PSU, akhirnya senin Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tolikara, Usman Wanimbo – Dinus Wanimbo di nyatakan sah sebagai bupati dan wakil bupati terpilih Kabupaten Tolikara periode 2017 – 2022.

pasangan ini, sebagaimana putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 14/ PHP-BUP-XV/2017 tertanggal 31 Juli 2017, menyatakan permohonan pemohon dalam hal ini, pasangan Jhon Tabo –Barnabas Weya ditolak. Dengan demikian, pasangan Usman-Dinus dinyatakan mendapat suara terbanyak sebagaimana hasil akhir 116295 suara, termasuk hasil PSU 73205 suara.

Sebagaimana ammar putusannya, MK menyatakan hasil PSU 18 Distrik sebagaimana SK KPU Tolikara Nomor 34/kpts/KPU-Kab.TLK/Tahun 2017 tentang Penetapan Rekapitulasi hasil perhitungan dan Perolehan Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tolikara tahun 2017 dan hasil pemungutan suara ulang di 18 distrik pasca putusan MK Nomor 14/PHP.BUP-XV/2017 adalah sah.

Dinyatakan pula hasil perolehan suara 18 distrik pada Pilkada Kabupaten Tolikara sebagaimana SK KPU Tolikara Nomor 34/kpts/KPU-Kab.TLK/Tahun 2017 dan hasil PSU 18 distrik pasca putusan MK nomor 14/PHP.BUP-XV/2017 digabungkan dengan perolehan suara yang telah ditetapkan berdasarkan SK KPU Tolikara Nomor 09/kpts/KPU.TLK/Tahun 2017 tentang penetapan rekapitulasi hasil penghitungan, perolehan suara dan hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tolikara tahun 2017 yang tidak dibatalkan oleh Mahkamah.

Bupati Terpilih Kabupaten Tolikara, Usman Wanimbo mengatakan hasil putusan MK merupakan final dari seluruh perjuangan yang dilakukannya bersama tim pemenangan. “Perjuangan ini cukup lama dan melelahkan selama setahun lebih, dimulai Juli 2017 untuk mengurus partai hingga pelaksanaan Pilkada 14 Februari 2017 dan dilanjutkan dengan PSU beberapa waktu lalu,” katanya via selularnya semalam.

Kata Usman, keputusan MK menjadi keputusan final dimana 31 Juli (kemarin, red), menjadi hari kemenangan buat seluruh masyarakat Tolikara. “Jadi, kemenangan ini dari seluruh masyarakat Tolikara, bukan lagi kemenangan Usman – Dinus, kemenangan tim sukses, kemenangan pendukung saja, tapi kemenangan seluruh rakyat Tolikara,” ungkapnya sumringah.

Usman berharap, setelah putusan MK, tidak ada lagi perbedaan, semuanya harus bersatu untuk membangun Kabupaten Tolikara untuk lima tahun ke depan. “Kami juga akan merangkul semua pihak untuk bersama-sama membangun. Masyarakat yang ada tetap menjadi warga saya, masyarakat Tolikara tetap sama-sama tanpa membeda-bedakan, semua adalah masyarakat saya,” tandasnya.

Ia memastikan jika semua daerah akan dibangun, apalagi pada semua distrik ia unggul dalam pelaksanaan pilkada tersebut.

“Saya berharap supaya teman-teman pendukung kandidat yang lain, supaya menerima hasil putusan MK sebagai putusan tertinggi. Jadi, tidak ada lagi yang keputusan lain, karena sudah selesai atau final,” katanya

“Pilkada sudah selesai, tidak perlu lagi pikir politik, tapi sama-sama membangun dan menata kembali kekurangan selama ini yang belum selesai,” katanya lagi

Putusan MK itu, lanjut Usman, menolak permohonan Jhon Tabo – Barnabas Weya, mencabut penangguhan sementara hasil pleno KPU Tolikara yang lalu dan menghitung ulang dan menolak pemohon.

“Jadi, berarti kita menang dalam Pilkada di Kabupaten Tolikara,” jelasnya ( finsha )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here